Perempuan seperti Nyek dulunya kuanggap menyebalkan! Betapa tidak, kecemburuannya terhadap suaminya sangat besar. Belum lagi beberapa kali ia menangis karena merasa diperlakukan kasar. Nyek beberapa kali juga sempat “curhat” padaku akan pengorbanannya yang begitu besar terhadap suaminya yang ternyata -katanya- tak dibalas dengan baik. Tak sesuai katanya. Banyak hal yang menjadi perih baginya.
Sejak menikah -dari [...]
Archive for the ‘short story’ Category
NYEK
Posted in short story on July 27, 2008 | Leave a Comment »
Kenapa cuma beli satu?
Posted in short story on October 18, 2007 | Leave a Comment »
(17/9)ini cerita tentang keluguan dan kepolosan saya. tadi siang, saya rencana ingin membeli makanan untuk sahur di warung padang favorit keluarga di daerah AP Pettarani, setibanya di depan warung, ternyata warungnya tertutup. Entah karena saya yang datangnya agak cepat (waktu itu sekitar pukul 16.00) atau memang warungnya tutup sampai magrib. Atau -kata Ayah saya- mungkin [...]
Pasangan Mati*
Posted in short story on March 9, 2007 | Leave a Comment »
AF. Astrid
Wak Haji Ali menangis sejadi-jadinya. Di depan jenasah istrinya yang sudah tak bernyawa selama 15 jam, Wak Haji Ali terus berguman tak ikhlas. Mak Raimah, istrinya, tentu saja tak bergeming. Karena dia sudah menjadi kaku tak bernyawa. Wak Haji Ali tetap menangis. Kali ini tak sejadi-jadinya.
“Jangan menangisi jenasah yang sudah dimandikan. Air mata [...]
KETIKA MENTARI ITU TENGGELAM
Posted in short story on March 9, 2007 | Leave a Comment »
Oleh : AF. Astrid
Matahari bersinar sangat terik memaksa keringatku bermain luncuran pada tubuhku. Walaupun kuusap berkali-kali tetap saja keringatku mengucur. Aku duduk di bawah pohon sambil menunggu pete’-pete’ yang memang akrab kugunakan apabila aku mau pulang ke rumah. Semakin lama matahari tak mau kompromi denganku. Kurogoh kantungku untuk mencari tissu. Tapi tak ada. [...]
JODOH
Posted in short story on March 9, 2007 | Leave a Comment »
Terik panas matahari hari ini membuatku tak peduli akan segala kegiatanku. Yang Aku pikirkan hanyalah bagaimana agar sampai ke rumah dengan cepat, kemudian membuka kulkas dan meneguk air es. Ahh… sedap.
“Hai ! siang-siang ngelamun. Hayo lagi ngelamun jorok yah, tuh matanya kok genit amat”. Suara Yanti spontan membuat Aku kaget dan sebuah cubitan kecil [...]
F a s e
Posted in short story on February 26, 2007 | Leave a Comment »
Aku hanyalah bagian dari fase kekecewaannya terhadap perempuan ! Perempuan yang telah meninggalkannya beberapa tahun lalu. Dan lebih memilih laki-laki yang baru dikenalnya dan baru belajar untuk dicintainya.
Aku hanyalah bagian dari fase ketidakpercayaan dan kejenuhannya terhadap perempuan. Aku pun khawatir ketika dia tak lagi berada di fase itu. Ia pun pergi menyelami dirinya. [...]
Tahi Lalat Rima*
Posted in short story on February 26, 2007 | Leave a Comment »
Oleh: AF.Astrid
Secara fisik, Rima sebenarnya sangat biasa. Tipikal perempuan yang sangat tidak nge-Putri Indonesia. Postur tubuhnya tidak terlalu tinggi. Apalagi wajahnya, tidak manis dan tidak cantik, sangat jauhlah dari bayangan Dian Sastrowardoyo atau Luna Maya. Suaranya apalagi, tidak merdu bahkan sangat kecil dan seperti orang yang tercekik. Aku tahu dia pada saat mulai bergabung dengan [...]
Bau Bangkai
Posted in short story on February 24, 2007 | Leave a Comment »
AF.Astrid
Sudah tiga hari ini, aku dibuat kelimpungan oleh Mona-istriku. Pasalnya, ia mengaku mencium bau bangkai di kamar kami. Sudah tiga hari ini pula aku bongkar seluruh barang-barang dan lemari di kamar. Takutnya, memang ada binatang pengerat atau apalah yang terjebak di dalam kamar kami dan akhirnya mati perlahan-lahan karena tak ada yang mengetahuinya dan menjadi [...]